Mobil

Mengulas berbagai informasi tentang dunia otomotif mobil.

Motor

Mengulas info-info tentang seputar dunia otomotif motor.

Modifikasi

Mengulas info-info menarik dari mofidikasi motor dan mobil dan tips-tips untuk memodifikasi.

Komunitas

Membahas komunitas para pencinta dunia otomotif motor dan mobil.

Tips

Berbagi tips dalam merawat kendaraan motor dan mobil.

Showing posts with label modifikasi. Show all posts
Showing posts with label modifikasi. Show all posts

Sunday, September 18, 2016

Harga Memasang Sistem Pintu Mobil Membuka Keatas


Bagi Anda yang menyukai modifikasi, tak ada salahnya mencoba pengaplikasian pintu mobil layaknya Lamborghini dan MacLaren yang bisa terbuka ke atas. Gaya ini disebut pintu gunting, alias scissor door.

Untuk mengaplikasikannya, sudah banyak bengkel modifikasi di ibu kota yang menawarkan jasa custom pintu demikian. Harga yang ditawarkan pun tergolong relatif.

Salah satu tempat rekomendasi untuk mengubah pintu mobil bergaya scissor door, yakni Linet Lambodoor yang terletak di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Menurut Hermawan, penggawa Linet Lambodoor, pintu gunting memiliki lima jenis, mulai dari lambo door, outswing, buterfly, camar, dan suicide door. Semua memiliki model elektrik dan juga manual.

Untuk mobil harian, kebanyakan menggunakan model gunting lambo door. "Pintu depan sekelas city car kami banderol seharga Rp8,5 juta, dan itu manual bukan yang elektrik," ujarnya.

Sedangkan untuk Sport Utility Vehicle, seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero dan sekelasnya, untuk pintu depan model lambo door harganya Rp9,5 juta. Menurut dia, bila sekelas sedan seperti Toyota Camry, Honda City, harganya sama dengan city car yakni Rp8,5 juta.

"Kecuali untuk mobil built-up yang dua pintu, harganya seikit lebih mahal. Seperti Mazda RX7, Nissan Skyline, Toyota Celica dan sejenisnya. Engselnya beda lebih besar lagi, jadi harganya lebih mahal. Kami banderol rata-rata Rp11 juta," tuturnya.

Untuk biaya pintu elektrik, tentu lebih mahal, karena ada tambahan peranti khusus. Kata dia, kalau manual hanya menggunakan engsel dan gaspring saja, sedangkan untuk elektrik ditambah motorized.



"Untuk elektrik ada penambahan biaya Rp6 juta, untuk semua jenis mobil. Motorized kami produk Taiwan, itu sudah satu set kiri-kanan. Juga sudah dapat remote empat channel, relay, dan modulnya," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk pemasangan semua jenis pintu gunting di sini diberikan garansi selama enam bulan. "Semuanya sudah diperhitungkan, jadi wajar kalau harga kami lebih mahal. Untuk gaspring kami pesan dari Amerika, kecuali engsel yang custom sendiri dengan sistem pemotongan laser," tuturnya.

Friday, September 16, 2016

Mahasiswi Ini Habiskan Belasan Juta Demi Modifikasi Motor Mega Pro Impian


Tak ingin tampil dengan sepeda motor yang biasa-biasa saja, seorang mahasiswa semester akhir di Jakarta, Bianca Yandra Adrian menyulap ‘kuda besinya’ menjadi sesuatu yang tak biasa. Ia memilih gaya japstyle untuk diterapkan di motor New Mega Pro (NMP) miliknya, yang merupakan keluaran tahun 2011.

Menurut Bian, begitu ia disapa, ia tak segan-segan mengeluarkan dana dalam-dalam untuk menebus gaya impiannya untuk memecah padatnya lalu lintas Jakarta, sembari mencuri perhatian banyak orang.

Langkah awal yang dilakoninya yakni menyambangi bengkel modifikasi di kawasan Cipinang Muara II, Jakarta Timur.  Motor kemudian dipermak sedemikian rupa, termasuk menyulap bagian rangka agar mendukung model japstyle.

"Paling susah itu memang di rangka, tapi saya enggak ingin menghilangkan ciri khas monoshock pada New Mega Pro. Lalu dibikin bagaimana caranya agar rangka enggak mepet sama ban, karena saya menerapkan ban tapak lebar," ujarnya.

Japstyle ia pilih karena dianggap kental dengan nuansa klasik, dan dianggap eksentrik saat dibawa di jalanan yang kini sesak dengan motor berdesain modern. "Saya memang mau pakai motor yang berbeda dengan yang lain, makanya diubah demikian," katanya.

Hal yang paling ia senangi ada di bagian kaki-kaki, terlihat lebih gagah. Bagaimana tidak, pelek besar ia terapkan. Untuk ukuran depan, ia gunakan ukuran tiga inci dengan ring 17, sementara belakang ia menggunakan ukuran lima inci dengan ring 17. Pelek kemudian dibungkus dengan ban lebar, untuk ukuran belakangnya saja 180/55. "Saya pakai pelek V-Rossi, saya tebus sekitar Rp3 jutaan," kata dia.

Untuk dukung penggunaan pelek tapak lebar, sektor arm kemudian juga dilengserkan. NMP milik mahasiswa sekolah tinggi pajak ini memilih adopsi arm RD Performance.

"Kalau tangki pakai Yamaha LS3, kapasitas bahan bakar sekira enam sampai tujuh liter. Setang, saya pakai PSM fatbar, lampu sein variasi, lalu knalpot saya bikin di Cuenk, Kalimalang," katanya.

Untuk biaya yang sudah dikeluarkan, Bian mengaku sudah habis sekira Rp12 jutaan. Setara dengan harga jual bekas motornya saat ini. Bian sendiri masih merasa ada yang kurang pada motornya, karena ke depan ia ingin menggunakan pelek enam inci. "Sama cat paling, masih kurang puas, karena sedikit ngangkat karena kena bensin," katanya.

Kini, setelah disulap, ia mengaku makin percaya diri ke kampus, dan menggila ria di jalanan bersama pujaan hati.

Wednesday, August 31, 2016

Modifikasi CR-Z Ini Habiskan Dana Seharga Mobil Baru


Honda CR-Z memang punya desain yang agresif dan sporty. Mobil yang satu ini memang sangat menawan dan menggoda mata para pecinta otomotif Indonesia. Namun bagi pemilik mobil ini tentu akan sulit menahan godaan untuk lebih mempercantik penampilan mobil yang satu ini.

Salah satunya pria asal Bandung bernama Yosep. Ia telah mengubah tampilan CR-Z Hybrid lansiran 2010 menjadi lebih keren. Yosep sendiri merupakan modifikator dari H2O Bodywork Bandung sehingga cukup punya modal untuk mempercantik mobil ini.

“H2O Bodywork sebagai rumah modifikasi dari kota Bandung memperkenalkan Honda CR-Z HX-1 hasil modifikasi kami," kata Yosep saat berbincang dengan VIVA.co.id beberapa waktu lalu.

Untuk menyempurnakan tampilan mobil, Yosep menyematkan Autovision HID Fastbright, Projector Lens Zenith double angle eyes 2,5”, LED devil eyes red for projector OEM hingga 4 titik DRL HP005 di sektor bumper depan.

"Pemilihan warna lampu ini juga dipadukan dengan desain kendaraan yang menitik beratkan ke arah sporty. Total penggantian lampunya sekitar Rp10 jutaan," kata dia.

Sementara itu, untuk mempercantik bagian eksteriornya, Yosep juga meruban front bumper dan juga carbon engine hood sehingga lebih terlihat ceper dan elegan. "Eksterior hampir semua kena, mulai dari skirt, front bumper, rear bumper, terus juga tampilan penutup mesin diubah menggunakan carbon engine hood. Selain itu, bagian pintu juga diubah menjadi Vertical Doors, dan Shaved Doors," kata dia.

Untuk bagian interiornya, Yosep mengubah tampilan kursi dengan menggunakan bride carbon racing seat yang menitikberatkan pada kenyamanan berkendara. Spesifikasi audio juga ikut dirombak. Samsung Galaxy Tab berpadu dengan Venom VX1112W subwoffer 12 inci sehingga menambah kesan lengkap pada mobil ini.

"Dengan semua ubahan yang dilakukan oleh kami terhadap mobil Honda CRZ, pengerjaan mobil ini memakan waktu hingga empat bulan dan menghabiskan total sekitar Rp250 juta. Kami juga garis bawahi sangat berterima kasih dengan Autovision karena support dengan apa yang kami butuhkan," katanya.
Namun, saat ditanyakan jeroan apa saja yang diganti dirinya enggan berkomentar banyak. Menurutnya ini rahasia dapur dan yang jelas mobilnya ini menggunakan mesin yang masih bawaan pabrik.

"Kami sih next step ke masalah kaki-kaki sama mesin. Engine mau naik ke turbo. Karena tipikalnya hybrid, barang-barangnya harus dipesankan secara impor," kata Yosep yang juga menjelaskan bahwa dalam memodifikasi mobil ini hal paling susah adalah detailing dan mendesain mobil.

Tuesday, August 2, 2016

Inilah Budget Untuk Memodifikasi Motor Agar Terlihat Klasik


Bagi penggemar modifikasi klasik, Acas Custom di kawasan Tangerang, bisa menjadi tempat solusinya. Berbagai macam aliran modifikasi dapat diwujudkan, mulai dari scrambler, japstyle, chooper, cafe racer, dan juga BSA classic. Tapi, bagaimana dengan biaya dan masa pengerjaanya?

"Biaya Rp15 jutaan sudah terima beres, berlaku untuk cafe racer, scrambler, dan BSA classic. Tapi, kalau chooper agak mahal, saya patok Rp17 juta, karena pelek dan ban membutuhkan diameter lebih besar, jadi agak mahal. Waktu pengerjaannya hanya dua bulan untuk semua jenis modifikasi," ujar Agus Sukamto, penggawa Acas Custom.

Nah, dalam proses pengerjaan, part orisinil bawaan motor hampir tidak ada yang digunakan, kecuali mesin dan sasis. Sebab, mulai dari tangki, bodi, dan kaki-kaki seluruhnya dirombak untuk mendapatkan struktur yang sesuai aliran modifikasinya.

"Sasis 80 persen rombak total, yang penting nomor sasisnya aman, kaki-kaki mulai dari pelek, swing arm, shockbreaker depan belakang, setang, dan knalpot saya custom. Jadi yang masih orisinil hanya mesin," kata dia.

Bagi yang ingin coba mendatanginya, bisa menyambangi bengkel modifikasi tersebut di Jalan Hasyim Ashari No. 29, Ciledug, Tangerang.

Saturday, July 30, 2016

Langkah Dasar Mengubah Mobil Menjadi Bergaya Offroad


Mengendarai mobil khususnya 4X4 atau Four Wheel Drive (FWD) di jalur tanah serta bebatuan alias offroad, tentu tak bisa dianggap remeh. Sebab, diperlukan berbagai latihan, hingga mahir dan piawai meliuk-liuk di atas medan seperti demikian.

Jika Anda terbilang baru dan ingin mencoba, tentu wajib melirik sejumlah hal, di antaranya mobil yang akan digunakan.

Menurut Catur Wibowo, Trainer 4x4 and DDT di ORD Training Center, hal wajib yang diperlukan apabila ingin pertama kali menjajal offroad, selain memiliki mobil 4x4, faktor kaki-kaki kendaraan juga harus diperhatikan, seperti penggunaan ban.

"Disarankan gunakan tipe MT, jangan yang AT. Sebab jenis AT tidak bisa offroad di lumpur," kata dia.

Dia menambahkan, agar tetap safety, disarankan pula memasang perangkat rollbar. “Selain itu,untuk pemula, kalau ada dana lebih jangan main suspensi dahulu. Mendingan beli alat recovery, misalnya winch atau hi liftjack,” kata pria yang akrab disapa Ninot itu.

"Meski masih tergolong pemula, bisa juga melakukan ubahan final gear jika itu perlu. Terutama bagi mereka yang melakukan ubahan pada ukuran ban yang cukup siginifikan,” tutur pelatih yang bermarkas di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta, itu.

Hal yang tak kalah penting, agar memastikan tidak terjadi apa-apa saat mengendarai offroad, dirinya menyarankan agar pemula tidak bermain seorang diri. Hal ini penting, agar ketika hal terburuk terjadi, ada teman yang bisa memberikan pertolongan.

“Iya karena risiko saat offroad tinggi, meski di trek buatan yang sudah jelas alurnya, usahakan selalu bersama-sama, jangan sendiri untuk antisipasi kalau terjadi masalah,” tutupnya.